Go Green!

Ayo! Buat kota kita menjadi ramah lingkungan dengan teknologi yang telah berkembang saat ini!

Go Green!

Lakukanlah penghijauan seperti mereka untuk mengurangi polusi di lingkungan kita!

Go Green!

Dengan penghijauan udara menjadi bersih dan polusi berkurang

Go Green!

Nah, kalau kita menjaga kota kita, pasti kota kita bisa seperti ini!

Go Green!

Jika semua orang melakukan penghijauan, maka bumi kita akan terhindar dari pemanasan global!

Senin, 30 Juli 2012

Kota-Kota Modern yang Ramah Lingkungan Karena Teknologinya



Kawan-kawan sekarang ini sudah jarang ya kita temui kota yang ramah lingkungan di Indonesia ?! Harusnya kota-kota di Indonesia mulai belajar nih ramah lingkungan supaya Indonesia dipandang sebagai negara yang baik di kaca internasional. Tapi, ada yang tau tidak kota-kota modern yang cinta lingkungan di dunia ?
tidak tau ya ? oke deh, sini kita kasi tahu.... 
Ini dia 5 kota modern yang ramah lingkungan di dunia : 



1. Vancouver, Canada  
Kota ini ditunjuk sebagai tempat penyelenggarakan Olimpiade Musim Dingin, kota ini memanfaatkan sampah elektronik sebagai medali dan membangun stadion yang sangat “green”. Dari gambarnya aja, udah keliatan kota Vancouver itu bersih banget.





2. Malmo, Swedia
Swedia terkenal dengan taman mereka. Ini adalah salah satu kota terbesar di Swedia dan benar-benar kota yang indah. Mereka telah mengubah lingkungan mereka menjadi daerah yang ramah lingkungan. Di kota ini anda akan menemukan banyak orang bersepeda dikarenakan di kota ini banyak dibangun jalan khusus untuk mereka yang bersepeda. Kota ini sangat menghargai langit hijau mereka dan tidak ingin langit hijau mereka menjadi berpolusi. Hari ini kota industri tua telah diganti dengan luas wilayah pinggiran kota kelas menengah modern, perumahan dan lingkungan pemukiman yang ramah lingkungan.



3. Curitiba, Brazil
Curitiba adalah sebuah kota di selatan Brasil dan ibukota negara bagian Paraná Kota ini memiliki banyak sekali ruang hijau seperti taman dan kebun botani yang sangat indah seperti Bosque Alemão, Bosque de Portugal, Bosque Italiano, dan lain-lainnya. Kota ini difokuskan untuk menjadi kota paling hijau dan para penduduk disarankan untuk meninggalkan mobil mereka di rumah. Wah, ide yang keren ya... 










4. Portland Oregon, USA
Meskipun banyak kota di AS sekarang lebih senang menggunakan jalur cepat, ini adalah kota pertama yang fokus pada alternatif transit dengan cahaya-rel dan jaringan jalur sepeda yang luas untuk mendorong orang meninggalkan mobil mereka di rumah. Juga merupakan salah satu kota pertama yang berjanji untuk mengurangi emisi dan memulai transisi bangunan untuk menggunakan bahan-bahan yang bisa didaur ulang. Good Idea !

5. Reykjavik, Islandia
Islandia, sebuah negara yang sudah sangat dekat dengan kutub utara ini, telah menggunakan pola hijau untuk kotanya, dimana sistem trasportasi juga sudah sangat hijau dengan menggunakan bus hydrogen. Wah, canggih ya.. Seiring dengan pertambahan jumlah industri dan juga konsep hijaunya yang mendunia, kota ini telah digunakan banyak environmentalist untuk berkunjung atau orang-orang untuk sekedar berlibur menghirup udara segar.





Nah, itu dia kawan 5 kota yang ramah lingkungan di dunia, sekarang udah tau kan ?! Harusnya Indonesia mencontoh ke-5 kota itu ya ... ;)

Manfaat Kota Modern yang Berteknologi dan Ramah Lingkungan Bagi Masyarakat


Waktu kecil, kalau kita dapet juara atau nilai bagus di kelas, pasti kita akan dikasi hadiah, ya kan kawan!?? Sama halnya dengan yang satu ini, kalau kita udah berusaha semampu kita untuk membuat kota kita menjadi bersih, rapi, dan ramah lingkungan, pasti kita juga bakal dapet hadiah. Tapi hadiahnya bukan permen, seperti kita waktu kecil =D Hadiah yang akan kita dapatkan itu berupa manfaat yang akan kita rasakan dalam diri kita sendiri. Udah tau belum manfaatnya apa aja? Langsung saja, baca yang di bawah ini ;)


Lingkungan Menjadi Lebih Bersih dan Enak Dilihat


Kalian nyaman gak kalau kamar kalian kotor, banyak sampahnya, gak rapi, dan ada tikusnya??? Hiii... pasti semua pada gak mau kan!?? :D Pasti semua mau kamarnya bersih, rapi, dan nyaman, ya kan!?? :D Begitu juga dengan kota kita. Coba aja kota kita kotor dan banyak sampahnya sampai bertumpuk-tumpuk, semua orang pasti gak suka sama kota yang kayak gitu (sampai ada yang gak mau keluar rumah *parah*).
 
Nah, kalau lingkungan kita bersih seperti gambar di atas jadinya enak dilihat kan!?? Dengan cara ikut berpatisipasi dalam melestarikan lingkungan, pasti kota kita bisa seperti itu ;)

Tubuh Menjadi Lebih Sehat

Tubuh menjadi sehat? Kok bisa? Padahal kan yang bersih itu lingkungan kita bukan tubuh kita?

Lingkungan yang bersih dan ramah lingkungan sangat berpengaruh terhadap kesehatan kita. Dapat kalian ketahui bahwa asap-asap kendaraan, rokok, dan sebagainya dapat menyebabkan gangguan pernapasan . Dengan adanya pengurangan pemakaian kendaraan bermotor dan adanya penghijauan, lingkungan kita akan ada banyak pohon dan asap-asap tersebut semakin berkurang. Dan udara akan semakin bersih. :)

Upaya yang Perlu Kita Lakukan Agar Kota Kita Tetap Ramah Lingkungan dengan Teknologi yang Canggih







Nah, kalau udah tau faktor-faktor yang menyebabkan perubahan keadaan kota kita, kalian juga perlu tau apa aja yang bisa kalian lakukan untuk menjaga kota kita agar tak terjadi, pencemaran, kemacetan, dan lain sebagainya. Kalian bisa melakukan beberapa hal di bawah ini untuk melestarikan lingkungan kalian dengan teknologi.

 1. Penghijauan

Penghijauan? Semua pasti udah pada tau kan artinya penghijauan? Penghijauan itu adalah menanam berbagai pohon di lingkungan kita agar lingkungan kita semakin hijau, asri, dan sejuk. Tau gak kenapa di pinggir-pinggir jalan itu ditanamin pohon? Karena, jalan raya setiap hari ramai akan kendaraan bermotor seperti sepeda motor, mobil, dan semacamnya. Tugasnya pohon-pohon tersebut adalah menyerap gas-gas beracun yang dihasilkan oleh kendaraan-kendaraan bermotor tersebut, karena dalam proses fotosintesis tumbuhan memerlukan gas CO2 yang dihasilkan oleh manusia dan kendaraan-kendaraan bermotor. Oleh karena itu kita perlu melakukan penghijauan. :D

2. 3R

3R ??? Udah tau belum yang namanya 3R ? Mau tau ? Wani Piro :p hehehe bercanda kok :D


3R itu kependekan dari "Reuse, Reduce, and Recycle". Reuse berarti menggunakan kembali sampah yang masih bisa digunakan untuk fungsi yang sama atau pun fungsi lainnya. Reduce berarti mengurangi segala sesuatu yang mengakibatkan sampah. Dan Recycle berarti mengolah kembali atau mendaur ulang sampah menjadi produk / barang baru yang bermanfaat.

Contoh sistem 3R yang dapat kita lakukan dalam kehidupan sehari-hari :

- Reuse -
  • Gunakan kembali wadah atau kemasan yang telah kosong untuk fungsi yang sama atau fungsi lainnya. Misalnya botol bekas minuman digunakan kembali menjadi tempat minyak goreng.
  • Pilihlah wadah, kantong atau benda yang dapat digunakan beberapa kali atau berulang-ulang. Misalnya, pergunakan serbet dari kain dari pada menggunakan tissu, menggunakan baterai yang dapat di charge kembali.
- Reduce -
  • Hindari memakai dan membeli produk yang menghasilkan sampah dalam jumlah besar.
  • Kurangi penggunaan bahan sekali pakai.
  • Hindari membeli dan memakai barang-barang yang kurang perlu.
- Recycle - 
  •  Pilih produk dan kemasan yang dapat didaur ulang dan mudah terurai.
  •  Lakukan pengolahan sampah organic menjadi kompos.
  •  Lakukan pengolahan sampah non organic menjadi barang yang bermanfaat.
  •  Olah sampah kertas menjadi kertas atau karton kembali.

3. Tidak Membuang Sampah Sembarangan 
"Jangan membuang sampah sembarangan!" Pernah denger kata-kata itu gak? Kenapa sih kita gak boleh buang sampah sembarangan? Nah, kawan-kawan pernah buang sampah sembarangan gak? (Jujur aja, kita juga pernah kok :p hehehe)

Membuang sampah sembarangan bisa mengakibatkan lingkungan menjadi kotor dan tidak enak dilihat. Membuang sampah sembarangan juga dapat menimbulkan penyakit, misalnya, seseorang membuang sampah sembarangan di sungai, lalu sungai tersebut tercemar, kemudian ada sekelompok anak kecil yang ingin berenang di sungai tersebut, dan beberapa hari kemudian beberapa anak yang berenang di sungai tersebut sakit, karena bakteri-bakteri yang ada di sungai tersebut masuk ke tubuh anak-anak itu.


Untuk menanggulangi masalah seperti ini, perlu diadakannya gotong royong untuk membersihkan sungai dan sekolan. Tak hanya itu, kita juga perlu menghentikan kebiasaan kita membuang sampah sembarangan. Tuh liat gambar di samping, anak kecil aja udah bisa buang sampah pada tempatnya. Hebat ya! :D





4. Mengurangi Pemakaian Kendaraan Bermotor

Kawan-kawan sebagian besar pasti punya motor atau mobil kan!?? Nah, ini ada tips sedikit buat kalian dari kita.

Naik kendaraan bermotor memang membuat kita lebih cepat sampai di tempat tujuan. Tapi, naik kendaraan bermotor juga memerlukan bensin. Harga bensin saat ini sekitar 5000 rupiah/liter. Bayangkan kalau misalnya sehari saja kalian bisa membeli bensin 1 liter, bagaimana kalau sebulan? Berapa uang yang telah kalian habiskan? Selain itu, asap-asap kendaraan bermotor juga bisa mengakibatkan gangguan pernapasan dan polusi udara.

Kalian mau tau caranya menghemat bensin dan menghindari polusi udara serta gangguan pernapasan? Gini nih caranya... Kalian gak perlu naik kendaraan bermotor kalau kalian ingin menuju tempat yang tidak terlalu jauh. Kalian bisa berjalan kaki atau naik sepeda. Nah, kalian tau kan kalau sekarang ini banyak orang menggemari olahraga bersepeda!?? Bersepeda selain dapat menghemat bensin, menghindari gangguan pernapasan dan pousi udara, kita juga bisa semakin sehat, karena saat bersepeda kita juga berolahraga! :D


Nah, gampang kan buat kota kamu menjadi ramah lingkungan!?? Ajak ibu, bapak, adik, kakak, nenek, kakek, temen sekolah, temen facebook, temen twitter, tetangga, pacar, kalian untuk melestarikan lingkungan kota bersama :D

Sabtu, 28 Juli 2012

Faktor - Faktor yang Menyebabkan Perubahan Keadaan Suatu Kota

Hayo, pada tau nggak apa aja faktor-faktor yang menyebabkan perubahan-perubahan keadaan kota kita? Tau nggak? Jawab dong!? Kok diem aja sih??? :x hehehe :p

Gini nih ceritanya......

Dari tahun ke tahun, keadaan kota kita terus mengalami perubahan, baik dalam hal ekonomi, pendidikan, dan lain sebagainya. Perubahan keadaan kota kita bisa disebabkan karena faktor canggihnya teknologi yang telah berkembang saat ini, seperti internet. Internet dapat memberikan pengaruh positif dalam kehidupan kita. Misalnya, Kita sebagai pelajar tak hanya dapat belajar di sekolah, tetapi kita juga bisa belajar melalui internet, seperti belajar sejarah dan pengetahuan umum, belajar bahasa asing, belajar matematika, dan masih banyak lagi. Orang dewasa, biasanya banyak yang memanfaatkan internet untuk bisnis, misalnya seorang ibu rumah tangga memasarkan baju hasil jahitannya dengan cara “share” di facebook. Dan jangan salah, pemerintah seperti walikota, bupati, gubernur, menteri, maupun presiden, juga sudah mulai untuk menggunakan internet. Internet mempermudah mereka untuk melihat bagaimana perkembangan warga di suatu daerah, dan apa saja yang sedang terjadi di daerah tersebut. Eeeiiitttsss... meskipun internet banyak memberikan dampak positif, internet juga tak jauh dampak negatif, misalnya seorang siswa kecanduan memakai facebook, twitter, atau semacamnya sehingga siswa tersebut lupa belajar.




Teknologi lain yang dapat menjadi pengaruh perubahan sebuah kota adalah teknologi dalam bidang transportasi. Sama halnya dengan teknologi internet, teknologi transportasi juga memiliki dampak positif dan negatif yang bisa kita lihat dalam kehidupan sehari-hari. Dampak positifnya yaitu kita bisa menuju ke mana pun yang kita mau dengan waktu yang cepat, seperti jika kita ingin pergi ke Bandung kita tinggal naik pesawat. Namun dampak negatifnya yaitu sering terjadi kemacetan dan polusi udara. Mengapa? Karena sekarang ini banyak sekali orang yang tidak mau berkendara bersama. Coba bayangkan jika 1 orang mengendarai 1 mobil, dan di jalan raya terdapat 100 orang, tentu saja jalan tersebut penuh akan 100 mobil, belum lagi mobil-mobil tersebut menghasilkan gas-gas beracun yang dapat merusak kesehatan. Dan coba bayangkan jika 5 orang berkendara bersama dalam 1 mobil, dan di jalan raya terdapat 100 orang, jadinya 20 mobil kan!? Selain mengurangi kemacetan, berkendara bersama juga mengurangi polusi udara karena sedikitnya mobil di jalan raya. Tak hanya berkendara bersama, bersepeda juga dapat mengurangi polusi serta kemacetan.


Teknologi canggih juga berpengaruh pada budaya kita. Seperti sekarang ini, banyak sekali budaya Eropa dan Amerika  masuk ke Indonesia. Namun, dengan masuknya budaya tersebut, kita tidak boleh melupakan budaya daerah kita. Kita harus mampu menyerap nilai-nilai positif dari kebudayaan asing tersebut. Jangan sampai nilai negatifnya masuk ke budaya Indonesia. Kalau misalnya budaya kita hilang karena adanya budaya asing, yang rugi kita kan!??


Nah, udah tau kan faktor-faktor yang menyebabkan perubahan kota kita baik yang positif maupun negatif ??? Gak mau kan kota kita kena pengaruh teknologi canggih yang negatif ??? Makanya, di zaman globalisasi ini, kita jangan cuma menikmati fasilitas yang ada saja, tapi juga harus menjaganya. Okeh??? :D

Kota Hijau


Nah, kawan ! Sekarang kita mau jelasin tentang Kota Hijau. Ngomong-ngomong, kalian tau gak kota hijau itu apa? Gak tau ya ? Kasian deh.. :p Ya udah, gini lo ceritanya. Istilah "Kota Hijau" sekarang ini menjadi hal yang familiar di kuping kita, apa itu "Kota Hijau"? Apa maksudnya?, dan mengapa istilah "Kota Hijau" sering kali kita dengar? .


Istilah "Kota Hijau" ini ada karena adanya berbagai macam masalah di suatu kota, khususnya kota-kota besar yang menampung jutaan penduduk yang jika di biarkan ke depannya akan menjadi buruk, dan istilah "Kota Hijau" ini di jadikan sebagai dasar pemikiran atau solusi atas kota yang memiliki masalah. Istilah "Kota Hijau" ini tidak jauh berbeda dengan istilah "Green" atas masalah lingkungan.
Apa saja masalah yang ada di kota besar? sehingga istilah "Kota Hijau" begitu santer di dengar. Berawal dari urbanisasi besar-besaran yang terjadi akibat beberapa faktor yaitu faktor ekonomi, sosial, dan budaya. faktor terbesar orang-orang banyak melakukan urbanisasi ialah masalah lapangan pekerjaan yang sulit di cari di kota-kota kecil. pertumbuhan lapangan pekerjaan tidak berkembang secara merata sehingga semakin banyak orang berbondong melakukan urbanisasi ke kota besar untuk mencari pekerjaan.

 


Dengan adanya urbanisasi besar-besaran maka jumlah penduduk di suatu kota akan semakin padat dan dengan jumlah penduduk yang padat kebutuhan-kebutuhan hidup juga semakin besar di perlukan untuk memenuhi kebutuhannya. Mulai dari mengimpor banyak sekali minyak bumi (sebagai bahan bakar), makanan, dan air. Kemudian, kota-kota itu pun mengekspor sampah, limbah cair, dan polusi udara. Sudah barang tentu, kedua proses itu mengimbas pada kerusakan ekosistem yang telah ada. Yang menyebabkan pemanasan global dan perubahan cuaca yang ekstrem.



Istilah ‘Kota Hijau’ digaungkan berkenaan dengan faktor urbanisasi sehingga menyebabkan kota-kota besar menjadi tidak terkendali. Jadi, kita bisa menarik kesimpulan bahwa Kota Hijau adalah konsep perkotaan dimana masalah lingkungan hidup, ekonomi, dan sosial harus dijaga keseimbangannya

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More